tepat jam delapan malam dan sudah seharian aku sedih. faking a laugh today was harder than i thought. padahal sebelum sebelumnya juga sudah sering ketawa ketawa tapi sebetulnya ga ada yang lucu. sering juga ceria ceria padahal sebetulnya air mataku udah numpuk di belakang pipi.
jadinya tadi siang mukaku ngantuk terus, padahal iya emang ngantuk, padahal ditambah sedang sedih dan tertekan berat. mentaliti diuji terus dikupas dirajam ditusuk tusuk di chop chop chop dikuliti. ada yang nyeri nyeri di dada sebelah kiri. sehingga saat ini cuma perlu sampai nangis nonton ghibli. sakit. sakit sakit sakit. aku mau sudahan lalu besok besoknya ga terus kepikiran. aku mau ketawaku betulan. dari tiga jam lalu aku siap-siap tidur tapi susah, otakku putar terus mikir hal hal gak berguna. padahal aku ngantuk, iya emang aku ngantuk. dadaku masih sakit sakit cekit cekit sakit. aku mau jalan ke depan aku mau coba aku betul betul ingin coba tapi dadaku ga mau mau pindah ke depan ia kayak ketahan. aku harus apa karena ini semua berat dan sakit sakit sakit. sakit.
aku ingin lupa.
segera.
No comments:
Post a Comment